Tampilkan postingan dengan label sakit kepala. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sakit kepala. Tampilkan semua postingan

6 Penyebab Umum Sakit Kepala

Penyebab serangan sakit kepala yang Anda alami bukan hanya berasal dari suara bising atau stres karena deadline pekerjaan. Ada beberapa penyebab serangan sakit kepala. Anda bisa menghindarinya dengan mengetahui apa saja penyebabnya.

Sakit Kepala Sebelah, Sakit Kepala Belakang, Sakit Kepala Bagian Belakang, Sakit Kepala Sebelah Kiri, Sakit Kepala Terus Menerus, Sakit Kepala Sebelak kanan, Sakit Kepala Cluster, Sakit Kepala Migren, Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

1. Kecemasan

Ketika Anda merasa cemas yang ekstrim, Anda akan cenderung merasakan sakit kepala.


2. Cahaya Silau

Relaksasikan mata Anda. Cahaya yang terlalu menyilaukan baik dari paparan sinar matahari, cahay lampu, hingga monitor TV atau komputer menyebabkan tekanan pada otot mata Anda, sehingga menyebabkan sakit kepala.


3. Pola Tidur dan Makan

Beri perhatian tentang kapan Anda harus makan dan kapan Anda harus tidur. Melewatkan makan pagi atau berpuasa tanpa adanya persiapan bisa menyebabkan Anda sakit kepala. Terutama bagi Anda yang memutuskan untuk tidak mengonsumsi apapun dan tidur kurang atau lebih dari 7-9 jam perhari. Pola tidur Anda, termasuk tidur siang, sangat penting.


4. Obat-obatan

Beberapa pengobatan yang Anda lakukan bisa menjadi serangan potensial bagi Anda untuk terkena sakit kepala. Jika Anda merasa sakit kepala yang Anda rasakan sebagai efek samping pengobatan sangat mengganggu, tanyakan dokter Anda untuk mengganti obat tanpa atau dengan efek samping yang lebih ringan.


5. Aktivitas Fisik

Betapa latihan fisik yang berat dapat membuat otot di kepala, leher, dan bahkan kulit kepala membutuhkan darah lebih untuk sirkulasi. Hal ini dapat membuat pembuluh darah Anda membengkak. Hal inilah yang disebut dengan sakit kepala exertional.


6. Hormon

Untuk wanita yang sedang mengalami siklus haid, sakit kepala dan migrain merupakan hal yang berkaitan dengan tingkat hormon estrogen di dalam tubuh. Jika hormon estrogen dalam tubuh Anda fluktuatif, maka kemungkinan diserang sakit kepala akan terjadi pada Anda.

»»  Baca Selengkapnya...

Cara Meredakan Sakit Kepala Tanpa Obat

Anda pernah merasa bahwa mengonsumsi aspirin adalah satu-satunya cara mengusir sakit kepala yang amat mengganggu? Berhentilah. Ada kok beberapa alternatif lain untuk mengusir sakit kepala membandel...

Tahukah Anda kalau gangguan sakit kepala yang terjadi hampir saban hari menimpa hampir 5% penduduk dunia? Tak mengherankan karena sakit kepala bisa terjadi di mana saja, antrian panjang atau menatap layar komputer dalam waktu lama nyaris tanpa jeda.

Mengonsumsi obat sakit kepala mungkin akan meredakan keluhan ini secara cepat, tapi untuk jangka panjang efeknya tidak baik. Sakit kepala datang biasanya saat kita mengalami kelelahan luar biasa, tekanan bertubi-tubi dan stres yang tak ada jalan keluarnya.

Terapi kesehatan alternatif dan kecantikan dapat menjadi alat bantu yang bersifat holistik untuk solusi sakit kepala nyut..nyut... Ingin tahu terapi menyenangkan seperti apa saja yang bisa mengusir nyut...nyut..di kepala Anda? Ini dia:

Sakit Kepala Sebelah, Sakit Kepala Belakang, Sakit Kepala Bagian Belakang, Sakit Kepala Sebelah Kiri, Sakit Kepala Terus Menerus, Sakit Kepala Sebelak kanan, Sakit Kepala Cluster, Sakit Kepala Migren, Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

Indian Head Massage

Juga dikenal sebagai Champissage di India, ini merupakan bagian dari sistem penyembuhan Ayurveda. Sejak lama diketahui pijatan di kepala a la India ini lebih bersifat menjaga kesehatan ketimbang mengobati. Indian head massage melibatkan kesehatan mental, emosi dan spiritual. Pijatan meliputi area pundak, leher, lengan atas dan lengan belakang, kulit kepala dan wajah. Prosesnya menggunakan tekanan jempol dan jari-jemari yang berfungsi meningkatkan aliran darah dan mengurangi ketegangan saraf dan otot. Dengan mengalirkan oksigen ke sel dan membuang racun dari tubuh, Indian head massage juga membantu memelihara rambut.

Meditasi

Meditasi mempraktikkan pada proses memfokuskan pada diri-sendiri dalam diam sebagai upaya mencapai ketenangan pikiran. Prinsipnya, meditasi membantu orang menenangkan diri, sehingga tekanan atau stres menjadi berkurang. Kita tahu, jika merasa bahagia dan tenang maka dalam menangani masalah yang muncul juga akan lebih baik.Inilah alasan kenapa meditasi yang dilakukan secara teratur dapat mengontrol dan mengurangi terjadinya migren.

Aromaterapi

Pengobatan herbal tradisional yang bertujuan untuk menangani akar masalah, bukan hanya gejalanya. pengobatan spesifik akan diberikan dikaitkan dengan penyebab sakit kepala, hampir sama dengan diagnosis dokter. Misalnya, sakit kepala pra-haid (PMS) biasanya diredakan dengan aroma mawar atau chamomile.

Vitamin

Sejumlah tumbuhan tertentu dipercaya mengandung zat yang dapat memerangi penyebab sakit kepala. Kombinasikan dengan vitamin yang akan membuat sakit kepala hilang diam-diam.

Sumber: hanyawanita.com

»»  Baca Selengkapnya...

Sepuluh Hal Yang Memicu Sakit Kepala

Sakit kepala sering tampak sederhana karena umumnya merupakan gejala penyakit ringan. Sekitar 70 persen sakit kepala memang disebabkan oleh ketegangan otot. Meski begitu, sakit kepala tak bisa disepelekan, apalagi kalau sampai mengganggu pekerjaan. Apa saja pemicu sakit kepala?
Sakit Kepala Sebelah, Sakit Kepala Belakang, Sakit Kepala Bagian Belakang, Sakit Kepala Sebelah Kiri, Sakit Kepala Terus Menerus, Sakit Kepala Sebelak kanan, Sakit Kepala Cluster, Sakit Kepala Migren, Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

1. Bos
Ya, si bos atau pekerjaan kerap kali memicu rasa nyut nyut di kepala. Faktanya, semua hal yang menimbulkan ketegangan atau stres akan membuat kita lebih mudah terserang sakit kepala atau migren. Sakit kepala yang disebabkan oleh ketegangan emosional ini disebut sakit kepala fungsional atau tension headache.

Penderita sakit kepala ini sering merasakan otot-otot di bagian leher belakang kaku dan menegang. Pijatan ringan di bagian tersebut bisa mengurangi sakit kepala, namun setelah beberapa saat keluhan akan kembali muncul.

2. Udara panas
Kenaikan suhu udara seringkali menyebabkan timbulnya migren atau sakit kepala berat. Dalam sebuah studi diketahui 7,5 persen responden mengalami sakit kepala saat udara panas.

3. Aroma yang terlalu kuat
Pernahkah Anda merasa pusing gara-gara mencium aroma parfum? Aroma bau yang kuat, bahkan yang wangi, umumnya menyebabkan kepala pusing. Belum diketahui mengapa hal ini terjadi, namun para ahli menduga bau yang memiliki aroma kuat merangsang sistem saraf. Selain parfum, bau cat, bunga, atau debu, sering menyebabkan kepala berdenyut.

4. Aksesori rambut
Cara kita memperlakukan rambut bisa berpengaruh kepada kepala. Mengikat rambut terlalu kencang bisa membuat jaringan tisu di kepala menjadi tegang dan mengundang sakit kepala. Bando, jepit rambut, juga topi yang terlalu sempit akan menyebabkan efek yang sama.

5. Olahraga
Olahraga yang terlalu berat, termasuk juga hubungan seks, juga bisa menyebabkan sakit kepala. Kegiatan fisik yang berlebihan bisa membuat pembuluh darah di kepala dan leher bengkak dan tertekan. Sakit kepala yang disebabkan olahraga atau seks lebih mudah menyerang orang yang sering terkena migren.

6. Postur tubuh
Bukan hanya olahraga memeras keringat yang bisa menyebabkan tekanan pada otot leher dan kepala. Postur tubuh yang terbentuk dari kebiasaan sehari-hari pun bisa menimbulkan sakit kepala. Sebut saja kebiasaan duduk dengan posisi bahu membungkuk, duduk tanpa sandaran, menatap monitor komputer yang posisinya terlalu tinggi atau rendah, atau mengapit telepon antara kuping dan pundak. Bila akhir-akhir ini Anda sering diserang sakit kepala, saatnya memperbaiki postur tubuh Anda sehari-hari.

6. Keju
Pemicu sakit kepala sebelah, alias migren, yang paling sering adalah keju, termasuk cheddar, blue cheese, mozzarella dan parmesan. Penyebabnya adalah tyramine, yang terbentuk dari protein yang sudah dipecah, yang ada dalam keju. Makin panjang proses makanan atau minuman, makin banyak tyramine yang dikandungnya.

7. Red wine
Tyramine juga bisa kita temukan dalam red wine dan minuman keras. Alkohol yang terkadung dalam minuman itu akan meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga kepala pun terasa pusing.

8. Melewatkan makan siang
Perut kosong gara-gara tak sempat makan siang pada sebagian orang kerap menyebabkan sakit kepala. Selain pusing, perut kosong juga membuat gula darah turun, akibatnya tubuh terasa lemas. Segeralah makan siang dengan gizi seimbang. Hindari mengonsumsi makanan manis, seperti cokelat untuk mengisi perut kosong. Gula dari makanan manis akan membuat gula darah melambung untuk kemudian turun lebih rendah lagi.

9. Rokok
Merokok termasuk dalam penyebab sakit kepala, bukan cuma terhadap orang yang merokok, tetapi juga perokok pasif di sekitarnya. Kandungan nikotin akan menyebabkan pembuluh darah ke otak menyempit, akibatnya aliran darah ke otak berkurang.

10. Kafein
Orang-orang yang sering sakit kepala biasanya bersahabat dengan kopi. Kafein memang bisa menjadi kawan sekaligus lawan. Faktanya, beberapa jenis obat sakit kepala mengandung kafein di dalamnya. Namun di lain pihak, kafein juga bisa menyebabkan sakit kepala.
»»  Baca Selengkapnya...

Tidur Mendengkur Menyebabkan Sakit Kepala, Benarkah?

Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukkan adanya hubungan antara mendengkur pada saat tidur dan sakit kepala. Para peneliti belum memastikan apakah sakit kepala menyebabkan tidur menjadi mendengkur atau sakit kepala muncul akibat tidur yang mendengkur.

Para ilmuwan di National Institute, AS, meneliti sebanyak 206 orang berusia 18-65 tahun yang menderita sakit kepala harian (terjadi sekitar 260 kali serangan pertahun). Lalu para ilmuwan tersebut membuat perbandingannya dengan 507 orang yang menderita sakit kepala biasa (terjadi 2-104 kali serangan pertahun). Responden yang ikut serta dalam penelitian itu juga diminta untuk menjelaskan seberapa sering mereka tidur mendengkur.


Sakit Kepala Sebelah, Sakit Kepala Belakang, Sakit Kepala Bagian Belakang, Sakit Kepala Sebelah Kiri, Sakit Kepala Terus Menerus, Sakit Kepala Sebelak kanan, Sakit Kepala Cluster, Sakit Kepala Migren, Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

Para ilmuwan menyimpulkan bahwa penderita sakit kepala harian memiliki risiko mendengkur dua kali lebih besar dibandingkan penderita sakit kepala biasa. Mereka juga menyatakan bahwa sakit kepala dapat memicu dengkuran atau sebaliknya mendengkur dapat pula menyebabkan sakit kepala.

Sementara itu, peneliti lain dari Institute of Neurology, London, menyatakan bahwa orang yang mendengkur berarti menahan karbon dioksida?dalam paru-parunya, yang menyebabkan perubahan dalam aliran darah sehingga mengakibatkan sakit kepala. Untuk mengatasinya, si penderita disarankan untuk menjalani pengobatan lebih lanjut.

Cukup banyak penelitian yang telah dilakukan tentang penyebab tidur yang mendengkur. Beberapa penelitian ada yang memfokuskan pada kemungkinan tidur mendengkur akibat minum alkohol dan berat badan yang berlebih.

»»  Baca Selengkapnya...

Sakit Kepala Sebelah Kiri

Sakit Kepala Sebelah Kiri?

Sudah beberapa bulan ini saya mengalami sakit kepala yang agak aneh, yaitu datangnya suka tiba-tiba dan lebih sering di sebelah kiri. Durasinya amat pendek, sekitar 3 detik. Tapi area kepala yang terasa seperti disengat listrik. Sebelumnya saya pernah mengalami vertigo, tapi hanya berlangsung satu hari saja. Pernah juga sepanjang pagi sengatan itu datang berkali-kali, walaupun durasinya pendek2 saja.
Saya tidak minum obat, cuma mengonsumsi suplemen kalsium magnesium, kadang2 minum Enervon-C.
Apakah ada teman2 yang bisa bantu bagaimana cara mengatasinya?
Walaupun gak sakit banget, tapi tentu sangat mengganggu.
Oya, kadang2 sakit itu berasa bila saya memiringkan kepala (misalnya untuk menengok jam dinding dalam posisi sedang duduk membaca koran.
Thanks banget untuk jawabannya.


===========================

Sakit Kepala Sebelah, Sakit Kepala Belakang, Sakit Kepala Bagian Belakang, Sakit Kepala Sebelah Kiri, Sakit Kepala Terus Menerus, Sakit Kepala Sebelak kanan, Sakit Kepala Cluster, Sakit Kepala Migren, Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

Jawaban Terbaik

Hai.....
pasti mengganggu sekali ya... Kalau cuma sebelah aja apa itu bukan migrein? tapi kalau pernah vertigo juga kayaknya berhubungan.. setahu saya minum suplemen tdk membantu.. kalau saran saya kamu ke dokter aja deh biar diperiksa... apalagi kamu jg mengeluh kl kepala dimiringkan/ menengok rasa sakit itu ada..... bukan nakutin ya.... soalnya walau hal sepele seperti sakit kepala walau tdk terlalu sakit tapi terus menerus, jangan2 sebagai gejala awal dari bermacam2 penyakit serius..... tapi kamu jg hrs ingat kalau pola hidup yg tdk teratur, stress, juga bs sebagai pemicu....
oke ya.... semoga bisa berguna...

»»  Baca Selengkapnya...

Sakit Kepala Sebelah Belakang Telinga

SAKIT kepala yang menetap, berkepanjangan, dan menahun bisa saja menjadi gejala awal dari kanker otak. Jika Anda merasakannya, waspadai gejala tersebut dan segera periksa ke dokter ahlinya.

Tidak dapat dimungkiri lagi, hampir setiap hari kami mendengar keluhan dari setiap orang yang berbeda status sosialnya merasakan sakit kepala dengan berbagai penyebab. Entah itu dari masalah kecil karena mau mengikuti ujian, atau disebabkan masalah keuangan yang terasa begitu berat.

Sakit Kepala Sebelah, Sakit Kepala Belakang, Sakit Kepala Bagian Belakang, Sakit Kepala Sebelah Kiri, Sakit Kepala Terus Menerus, Sakit Kepala Sebelak kanan, Sakit Kepala Cluster, Sakit Kepala Migren, Sakit Kepala Pada Ibu Hamil



Data wikipedia menyebutkan, sakit kepala yang secara medis dikenal sebagai cephalalgia atau dilafalkan cephalgia adalah suatu kondisi terdapatnya rasa sakit di dalam kepala: kadang sakit di belakang leher atau punggung bagian atas, disebut juga sebagai sakit kepala. “Banyak sekali orang yang mengeluhkan sakit kepala. Ini adalah salah satu jenis penyakit yang banyak dikeluhkan,” sebut dokter umum dari Rumah Sakit Omni Internasional, Alam Sutera Tangerang, dr Grace Hilza YN.

Dokter yang menjabat sebagai Marketing Communication Manager di RS tersebut juga mengatakan, suatu penyakit banyak yang diawali dengan sakit kepala. Tak heran, penyebab sakit kepala pun beragam.

“Pemicu nyeri sakit kepala meliputi hampir segala sesuatu yang berkaitan dengan gaya hidup dan lingkungan. Yang paling umum adalah perasaan tertekan atau stres,” ujar dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi ini. Dari penyebab itu, dia menyebutkan, maka sakit kepala terbagi menjadi sakit kepala muskular, vaskular, traction headaches, dan sakit kepala akibat pembengkakan (inflamasi).

Sakit kepala muskular disebabkan adanya ketegangan atau kontraksi otot terus-menerus pada otot wajah dan leher, sering kali akibat stres dan terlalu lama bekerja di depan komputer. Nyeri yang timbul, umumnya bersifat ringan sampai berat, serta rasanya seperti ada sesuatu yang menekan kepala atau leher. Sakit kepala jenis ini dapat diatasi dengan minum obat penghilang nyeri yang dijual bebas.

Sakit kepala vaskular disebabkan tidak normalnya aliran darah otak. Yang termasuk jenis sakit kepala vaskular adalah migrain, toxic headaches atau sakit kepala toksik yang disebabkan demam atau terpapar zat kimia, seperti MSG, pelarut organik, dan cluster headaches, yaitu sakit kepala yang menyerang secara berkelompok selama beberapa minggu dalam sebulan. Sakit kepala jenis ini ditandai dengan rasa nyeri yang intens atau hebat seperti menusuk- nusuk pada salah satu atau kedua sisi kepala.

Traction headaches terjadi apabila serabut-serabut saraf tertarik, teregangkan atau terpindahkan, misalnya dengan menjulingkan mata atau mengernyitkan wajah akibat berkurangnya daya penglihatan. Tumor otak juga dapat menyebabkan traction headaches karena tumor tersebut menekan dinding pembuluh darah yang sensitif terhadap nyeri. Ciri-ciri sakit kepala jenis ini adalah adanya sensasi tekanan yang kuat pada kepala.

Sakit kepala akibat pembengkakan (inflamasi) disebabkan adanya iritasi atau infeksi pada pembuluh darah arteri (arteritis) atau syaraf di kepala, sinus-sinus, tulang belakang, leher, telinga, atau gigi. Selain arteritis, meningitis yaitu inflamasi pada membran selaput luar otak juga merupakan contoh pencetus jenis sakit kepala ini.Nyeri yang timbul umumnya ringan sampai sedang, dan bisa periodik atau berkesinambungan, tergantung pada apa penyebabnya.

“Jadi penyebab sakit kepala ini bisa dibedakan menjadi penyebab karena psikis dan fisik. Untuk psikis, biasanya diperiksakan ke psikiater melalui konsultasi untuk dicari penyebabnya dan untuk fisik diperiksakan ke dokter dan umumnya dengan menggunakan CT scan,” ujar Grace.

Dokter Spesialis Bedah Saraf dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dr Renindra Ananda Aman SpBS menambahkan, nyeri kepala bisa disebut sebagai salah satu dari gejala kanker otak. “Kanker otak dengan gejala sakit kepala itu biasanya terjadi secara menahun, berulang-ulang, semakin lama semakin berat. Umumnya, gejala tersebut terjadi pada pagi hari,” tutur dokter yang juga menjadi staf Departemen Bedah Saraf FKUI/RSCM.

Dokter yang juga bekerja sebagai dosen luar biasa di FKUI itu menyebutkan, hal itu bisa terjadi karena pada saat tidur, napas kita terasa lebih lambat. Hal itu menjadikan tekanan karbondoksinal meningkat, volume darah ke otak lebih banyak dan akhirnya kepala menjadi berat. “Apabila hal ini terjadi, maka segeralah periksakan ke dokter agar dokter dapat cepat menentukan keluhan yang dirasakan oleh si pasien,” ucap Koordinator Penelitian dan Pengembangan Departemen Bedah Saraf FKUI/ RSCM itu.
»»  Baca Selengkapnya...

Sakit Kepala, Migrain, Sakit Kepala Cluster & Sinusitis

Sakit kepala atau bahasa inggrisnya headache adalah penyakit yang sering dialami masyarakat. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai jenis-jenis sakit kepala sebelum anda pergi ke dokter:

Sakit Kepala Sebelah, Sakit Kepala Belakang, Sakit Kepala Bagian Belakang, Sakit Kepala Sebelah Kiri, Sakit Kepala Terus Menerus, Sakit Kepala Sebelak kanan, Sakit Kepala Cluster, Sakit Kepala Migren, Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

1. Migrain

Disebut demikian karena sebagian besar menimpa satu sisi kepala saja. Penyebabnya tidak diketahui secara pasti tetapi kemungkinan besar akibat penurunan aliran darah ke otak yang bersifat sementara. Gejala dimulai dari penglihatan yang seperti timbul aura (kilatan cahaya dll) atau bisa juga tapa aura. Beberapa saat kemudian terasa pusing yang mulai di sekitar mata kemudian menjalar ke atas kepala. Akan membaik ketika istirahat.

2. Sakit kepala cluster

Merupakan sakit kepala yang paling berat. Terasa nyeri di sekitar salah satu mata disertai dengan pengeluaran air mata, ingus hidung di sisi yang sakit kepala, dan pemicingan mata yang sakit. Timbul pada malam hari. Terutama disebabkan oleh minum alkohol atau obat vasodilator.

3.Sakit kepala tension

Disebabkan oleh kekakuan otot kepala mulai dari jidat terus sampai ke leher belakang. Penyebabnya adalah keletihan, misalnya terlalu lama duduk ngenet dsb. Cirinya nyeri terasa di semua kepala mulai jidat sampai kepala belakang. Sering diobati dengan pemijatan ringan pada pundak dan relaksasi otot.

4. Nyeri ice pick

Bersifat terlokalisasi pada satu titik kulit kepala. Terasa seperti disengat listrik lamanya kurang dari sedetik. Dapat berulang.

5. Sinusitis

Adalah peradangan pada sinus muka. Sakit kepalanya bisanya terasa di daerah jidat atau di muka. Terasa semakin sakit ketika menunduk manandakan adanya sinusitis.

Semua jenis sakit kepala perlu untuk diperiksa untuk diberikan penanganan. Yang harus diperhatikan adalah jika sakit kepalanya berlangsung lama dan cenderung untuk semakin parah karena ini menndakan salahsatunya adanya tumor di otak

»»  Baca Selengkapnya...

Sakit Kepala Sebelah Kanan

Question:

halo dokter apa kabar ?
saya pernah berobat ke RS gara2 sakit kepala sebelah kanan/area kanan
kepala,menurut dokter yg memeriksa dikarenakan kurangnya kadar
oksigen,saya dikasih obat+vitamin tetapi keadaan itu hilang dlm
sehari/setengah hari kemudian kambuh lagi sam seperti say mengkonsumsi
obat yg dijual umum(poldanmix)sampe sekarang sakit kepala tsb blm pulih
total,kadang sakit bagian kening kanan,kadang dipipikanan kadang ditelinga
dan kadang digusi,hanya area kanan kepala yg saya rasakan sakit
dok,sebagai informasi obat yg saya konsumsi sejenis parasetamol,atas
bantuan dokter saya ucapkan terima kasih


billy ~ jakarta

Sakit Kepala Sebelah, Sakit Kepala Belakang, Sakit Kepala Bagian Belakang, Sakit Kepala Sebelah Kiri, Sakit Kepala Terus Menerus, Sakit Kepala Sebelak kanan, Sakit Kepala Cluster, Sakit Kepala Migren, Sakit Kepala Pada Ibu Hamil


Answer:

Hi Billy, kabar baik, terima kasih.
Soal nyeri kepala yang terus-menerus perlu dilacak penyebabnya. Selama penyebabnya belum ketemu, nyeri kepala tetap ada.
Tidak mudah untuk mencari penyebab nyeri kepala, karena tidak sedikit yang mungkin menjadi penyebabnya. Kita telusuri dari yang paling sering, yaitu mata. Adakah gangguan penglihatan selama ini. Tergnggu melihat jauh, misalnya. Atau bisa juga bila ada gangguan pada hidung. Seringkah tersumbat? Kalau tidak, cari pada telinga kanan, dan gigi, adakah gangguan muncul di sana.
Selain itu cari tahu apa tekanan darah normal. Kebiasaan duduk selama bekerja, kebiasaan bersandar selama nonton televisi, atau adakah kebiasaan menggerak-gerakkan kepala ke sisi dengan aktif seperti kebiasaan di tukang cukur? Adakah juga keluhan lambung? Baru kalau semua itu tidak ada, pikirkan kemungkinan ada apa-apa di kepala. Untuk itu perlu pencitraan kepala.
Minum obat pereda nyeri kepala tidak menyelesaikan masalah. Segera lacak penyebabnya. Munkin perlu ke ahli nerurologi (neurolog) untuk dimintakan nasihatnya. Salam.

»»  Baca Selengkapnya...

Sering Sakit Kepala Sebelah Kanan Bahu Kanan Pegal

Dok,

Saya sering merasa pusing pada bagian kepala kanan atas dan disertai rasa pegal (sakit) pada bahu kanan.
Apakah gejala diatas merupakan salah satu ciri dari penyakit tertentu.
Dan apa yang harus saya lakukan untuk menghilangkan keluhan tersebut di atas?

Terima kasih..

Sakit Kepala Sebelah, Sakit Kepala Belakang, Sakit Kepala Bagian Belakang, Sakit Kepala Sebelah Kiri, Sakit Kepala Terus Menerus, Sakit Kepala Sebelak kanan, Sakit Kepala Cluster, Sakit Kepala Migren, Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

salam sehat,
Bila anda merasakan nyeri kepala di bagian kanan disertai rasa pegal (sakit) di bahu kanan, saya lebih berpikir anda menderita nyeri kepala tipe tegang (tension type headache). Nyeri kepala seperti ini sering disebabkan oleh ketegangan otot di daerah leher dan pundak. Anda perlu diberikan obat untuk menghilangkan rasa sakit, merubah posisi bekerja anda (seringkali pada beberapa pasien ternyata hal ini yang menjadi penyebab munculnya nyeri kepala) dan fisioterapi untuk mengurangi ketegangan pada otot, sehingga nyeri berkurang.

Semoga bisa membantu.
»»  Baca Selengkapnya...

Perbedaan Vertigo dan Migrain

Terima kasih tuk penjelasannya.
Sakit kepala saya sering kambuh kalau sedang banyak pikiran dan kecapekan.dan untuk nyeri akan hilang bersama dengan hilangnya sakit kepala…biasanya bisa sehari sampai dengan 2 hari paling cepet 12-14 jam.
migrain sama tidak dengan vertigo?

Sakit Kepala Sebelah, Sakit Kepala Belakang, Sakit Kepala Bagian Belakang, Sakit Kepala Sebelah Kiri, Sakit Kepala Terus Menerus, Sakit Kepala Sebelak kanan, Sakit Kepala Cluster, Sakit Kepala Migren, Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

salam sehat,
Migrain dengan vertigo adalah dua jenis keluhan yang berbeda. Migrain adalah nyeri kepala pada satu sisi kepala, sedangkan vertigo adalah pusing berputar (merasa seperti sedang di atas kapal laut). Bila nyeri kepala muncul karena banyak pikiran, mungkin anda menderita nyeri kepala psikogenik.

Namun untuk lebih pastinya, ada baiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis saraf.

Semoga bisa membantu.
»»  Baca Selengkapnya...

Sakit Kepala Migrain Meningkatkan Resiko Stroke

Orang yang sering mengalami migrain ternyata meningkatkan risiko terserang stroke sebesar dua kali lipat akibat adanya bekuan darah.

Migrain cenderung meningkatkan risiko terkena stroke iskemik, di mana terdapat bekuan darah yang menghambat aliran darah ke otak, sehingga terjadi stroke. Namun demikian, sebab mengapa itu dapat terjadi masih belum diketahui.

Menurut dr. Saman Nazariann dari Universitas Johns Hopkins, kemungkinan ada proses lain yang mendahului migrain, sehingga menjadi berhubungan dengan peningkatan risiko terkena stroke.


Sakit Kepala Sebelah, Sakit Kepala Belakang, Sakit Kepala Bagian Belakang, Sakit Kepala Sebelah Kiri, Sakit Kepala Terus Menerus, Sakit Kepala Sebelak kanan, Sakit Kepala Cluster, Sakit Kepala Migren, Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

Penelitian ini juga telah menyingkirkan faktor risiko stroke lainnya seperti tekanan darah tinggi, merokok, dan kencing manis. Orang-orang yang memiliki penyakit-penyakit ini dieksklusi dari penelitian.

Teori lain mengatakan hal ini terjadi kemungkinan karena gangguan fungsi pembuluh darah pada seluruh tubuh akibat migrain yang meningkatkan risiko terhadap stroke, dan bahkan serangan jantung.

Namun masih belum ada yang tahu bagaimana cara mengobati dan mencegah serangan migrain untuk mencegah masalah kardiovaskular. Sebaliknya, obat pencegah migrain secara teoritis dirasa mampu untuk menurunkan risiko terhadap masalah kardiovaskular.

Sumber:

http://www.amjmed.com/article/S0002-9343(10)00129-4/abstract

American Journal of Medicine, online May 20, 2010.

»»  Baca Selengkapnya...

Sakit Kepala Terus Menerus / Pusing

Assalamu'alaikum.Wr.Wb.

Saya sudah satu bulan ini merasakan pusing yang sangat sakit, terkadang kepala saya sampai tidak berasa seperti kesemutan. awalnya dokter mengatakan saya hanya darah rendah, tapi saat tensi darah sudah mencapai angka 110/80 saya masih merasakan pusing.

Akhir-akhir ini pusing sudah mulai menghilang, tapi saat saya melakukan beraktifitas sedikit sibuk saya kembali merasakan pusing, padahal saya baru berumur 20 tahun dan seharusnya itu umur-umur produktif, tapi sakit kepala ini menghambat aktifitas saya di kulah maupun di organisasi saya.

sebenarya apa penyebab pusing itu dan apa yang harus saya lakukan agar saya tidak lagi merasakan pusing???

sukron...

Wassalamu'alaikum.

Hida

Sakit Kepala Sebelah, Sakit Kepala Belakang, Sakit Kepala Bagian Belakang, Sakit Kepala Sebelah Kiri, Sakit Kepala Terus Menerus, Sakit Kepala Sebelak kanan, Sakit Kepala Cluster, Sakit Kepala Migren, Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

Jawaban

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Sakit Kepala merupakan masalah kesehatan yang paling sering terjadi. Ada orang yang sering mengalami sakit kepala, sedangkan yang lainnya hampir tidak pernah merasakan sakit kepala. Sakit kepala menahun dan sakit kepala kambuhan bisa terasa sangat nyeri dan mengganggu, tetapi jarang mencerminkan keadaan kesehatan yang serius.

Sebagian besar sakit kepala merupakan ketegangan otot, migren atau nyeri kepala tanpa penyebab yang jelas. Sakit kepala banyak yang berhubungan dengan kelainan di mata,hidung, tenggorokan, gigi dan telinga.Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan perasaan berdenyut di kepala, tetapi tekanan darah tinggi jarang menyebabkan sakit kepala menahun.

Sakit kepala bisa juga dipicu oleh ketegangan emosi, kelelahan fisik, udara panas, perut yang kosong atau sakit maag, minuman alkohol, keju, alergi, rokok, kafein maupun akibat trauma kepala. Hanya sebagian kecil sakit kepala yang disebabkan oleh tumor otak, cedera otak atau berkurangnya oksigen ke otak. Jika diduga suatu tumor, stroke atau kelainan otak lainnya, maka dilakukan pemeriksaan CT scan atau MRI.

Untuk mengetahui penyebab sakit kepala, sebaiknya dimulai dengan menilai sendiri kemungkinan penyebabnya seperti, stress, kecapaian, sakit maag, trauma kepala atau lainnya. Jika belum bisa diketahui, maka sebaiknya berkonsultasi ke dokter.

Cara alami untuk mengobati sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya antara lain dengan berbekam, minum habbat extract, dan kurma. Semoga bermanfaat.

Wassalam.
»»  Baca Selengkapnya...

Sakit Kepala Bagian Belakang Sebelah Kanan

Tension type headache (TTH) adalah suatu keadaan yang melibatkan sensasi nyeri atau tak nyaman di daerah kepala, kulit kepala, atau leher yang biasanya berhubungan dengan tegangnya otot di daerah ini. Tension type headache merupakan jenis sakit kepala yang tersering, sekitar 90% dari semua jenis sakit kepala.

PENYEBAB
Tidak ada penyebab tunggal dari TTH. Salah satu teori yang diyakini adalah TTH timbul akibat ketegangan otot sekitar leher dan kepala. Ada pula teori yang meyakini bahwa TTH timbul akibat kesalahan persepsi dari otak dalam menginterprestasikan stimulus. Namun satu hal yang telah diyakini kebenarannya, ada faktor-faktor yang dianggap mencetuskan TTH. Beberapa faktor tersebut adalah :

  • Stress mental atau emosional; biasanya terjadi pada sore hari setelah jam kerja atau setelah ujian
  • Posisi tubuh yang salah
  • Kecemasan
  • Kelelahan
  • Rasa lapar
  • Tidur yang kurang nyenyak

GEJALA KLINIS YANG DAPAT DITEMUKAN

  • Nyeri dapat ringan, sedang ataupun berat
  • Sifat nyeri tumpul, seperti ditekan atau diikat. Tidak berdenyut
  • Menyeluruh (tidak hanya pada satu titik tertentu saja), nyeri lebih buruk pada daerah kulit kapala dan belakang kepala
  • Terjadi konstan atau tiap hari
  • Memburuk atau dicetuskan oleh stress dan kelelahan
  • Adanya insomnia
  • Kelelahan kronis
  • Emosi menjadi labil dan mudah marah
  • Gangguan konsentrasi
  • Kadang-kadang disertai vertigo (pusing / rasa berputar)
  • Beberapa penderita mengeluh rasa tak nyaman pada daerah leher, rahang, dan dagu

PENGOBATAN :
Terapi pada penderita tension type headache dapat dibagi dua yakni dengan obat atau dengan cara lain. Obat-obat yang bisa dipakai adalah obat penghilang rasa sakit seperti golongan NSAID. Untuk pencegahan jangka panjang dapat dipakai obat anti depresan.

Selain obat, cara lain yang bisa dipakai adalah : kompres panas atau dingin di dahi, mandi air panas, tidur dan istirahat

AKIBATNYA OBAT YANG DIBERIKAN :
Dengan mengkonsumsi obat penghilang rasa nyeri, nyeri akan berkurang dan terapi pencegahan cukup efektif jika pencetusnya diketahui dan dihindari. Justru yang harus diperhatikan adalah penggunaan obat anti nyeri yang berlebihan karena akan timbul efek samping.

PENCEGAHAN :
Inti pencegahan tension type headache adalah menghindari pencetusnya dan memberi edukasi supaya menghindari kafein dan nikotin, situasi yang menyebabkan stress, kecemasan, kelelahan, rasa lapar, rasa marah, atauposisi yang tidak baik. Merubah gaya hidup mungkin diperlukan untuk menghindari tension type headache tipe kronik. Hal yang dapat dilakukan antara lain : beristirahat dan berolahraga yang teratur, berekreasi, mengubah situasi kerja, dll.

SUMBER :
• Dewanto G, Suwono WJ, Riyanto B, Turana Y. “Panduan Praktis: Diagnosis & Tata Laksana Penyakit Saraf”. Jakarta : EGC; 2009
• Sidharta P. “Neurologi Klinis dalam Praktek Umum”. Jakarta : Dian Rakyat, 2007
• Rasmussen BK, Jensen R, Schroll M, Olesen J. Epidemiology of headache in a general population–a prevalence study. J Clin Epidemiol. 1991;44(11):1147-57.
• Holroyd KA, O’Donnell FJ, Stensland M, Lipchik GL, Cordingley GE, Carlson BW (May 2001). “Management of chronic tension-type headache with tricyclic antidepressant medication, stress management therapy, and their combination: a randomized controlled trial”. JAMA 285 (17): 2208–15.

»»  Baca Selengkapnya...

Sakit Kepala Bagian Belakang Kiri Bawah

‘Suicide headache’, atau lebih dikenal dalam istilah medis dengan nyeri kepala tipe klaster, adalah jenis nyeri kepala yang berat, pada satu sisi kepala seperti migren. Biasanya nyeri kepala ini timbul dalam serangan-serangan mendadak, sering disertai dengan rasa hidung tersumbat dan berair, keluarnya air mata terus-menerus dan infeksi konjungtiva di sisi nyeri.

Nyeri kepala ini terutama diderita oleh pria, Biasanya nyeri ini mulai diderita pada usia 27-¬30 tahun.

GEJALA KLINIK

  • Nyeri umumnya didahului oleh rasa penuh di telinga yang kadang-kadang meluas ke seluruh kepala, disusul beberapa menit kemudian dengan serangan-serangan mendadak berupa rasa seperti tertusuk
  • Serangan tersebut sangat hebat dan menetap, tidak berdenyut, hilang-timbul secara tiba-tiba
  • Penderita menjadi gelisah, mondar-mandir dan kadang-kadang memukuli kepalanya sendiri
  • Beberapa penderita merasa ingin bunuh diri untuk mengakhiri nyerinya.
  • Nyeri disertai dengan hidung yang berair, keluarnya air mata dan pelebaran pembuluh darah konjungtiva; kadang-kadang disertai rasa bengkak di wajah dan sekitar mata di sisi nyeri
  • Selama serangan wajah menjadi pucat, sebaliknya konjungtiva tampak kemerahan dan berair.
  • Nyeri dapat dirasakan di ‘belakang mata’, seolah-olah mendorong mata ke luar.
  • Umumnya dimulai saat bangun tidur siang atau di malam hari, biasanya dalam 90 menit setelah tertidur.
  • Terdapat periode klaster saat penderitanya mengalami serangan-serangan nyeri dan rentan terhadap pencetus tertentu; kemudian disusul dengan periode remisi saat penderitanya bebas nyeri sama sekali meskipun terpapar pada hal-hal yang biasanya mencetuskan nyeri di saat periode klaster.
  • Periode klaster umumnya berkisar antara 2¬4 bulan, kemudian disusul dengan masa remisi yang Iamanya antara 1¬2 tahun. Periode klaster cenderung berulang pada selang waktu yang teratur.

APA PENYEBABNYA?
Penyebab pastinya masih belum diketahui, namun ada beberapa teori yang mencoba menjelaskan tentang nyeri kepala ini. Beberapa teori tersebut adalah :

  • Terjadinya pelebaran pembuluh darah sehingga menekan saraf wajah.
  • Kadar tetosteron yang terlalu rendah
  • Keabnormalan dari hipotalamus ( bagian otak yang salah satu tugasnya adalah mengatur jam biologis)
  • Adanya pengaruh genetik
  • Ada beberapa zat yang diduga sebagai pencetus nyeri kepala ini, yakni nitrogliserin, alcohol, coklat, hidrokarbon, dan nikotin. Stress juga diduga berperan sebagai pencetus.

OBAT SATU-SATUNYA JALAN?
Ada beberapa obat yang bisa dipakai untuk mengatasi serangan ini, yakni ergotamin tartrat, metisergid, verapamil, lithium. Kombinasi empat obat di atas dapat mengatasi kira-kira 90% kasus. Jika kombinasi obat tersebut tidak ampuh lagi, dapat dicoba penambahan prednison.

BAGAIMANA MENCEGAHNYA?
Sampai saat ini, pedoman yang ada hanyalah menghindari faktor pencetus. Berikut ini beberapa tips yang dapat digunakan.

  • Dianjurkan untuk menghindari tidur siang, minuman alkohol, zat mudah menguap, terutama pada periode klaster; sedangkan pengaruh diet sangat kecil.
  • Menghindari gangguan emosional seperti rasa marah, frustrasi ataupun aktifitas fisik yang berat
  • Harus diwaspadai bila berada di ketinggian/ pegunungan atau naik pesawat terbang, karena ketinggian dapat berperan sebagai pencetus
  • Harus diwaspadai perubahan siklus tidur, misalnya akibat perubahan shift kerja, atau perubahan cara hidup.
  • Dapat dipakai obat ergotamine bila perubahan siklus tidur menjadi pencetus serangan

SUMBERNYA?
• Dewanto G, Suwono WJ, Riyanto B, Turana Y. “Panduan Praktis: Diagnosis & Tata Laksana Penyakit Saraf”. Jakarta : EGC; 2009
• Beck E, Sieber WJ, Trejo R (February 2005). “Management of cluster headache”. Am Fam Physician 71 (4): 717–24.
• Stillman MJ (June 2006). “Testosterone replacement therapy for treatment refractory cluster headache”. Headache 46 (6): 925–33.
• Pinessi L, Rainero I, Rivoiro C, Rubino E, Gallone S (September 2005 2005). “Genetics of cluster headache: an update”. J Headache Pain 6 (4): 234–6.
• Schürks M, Diener HC (April 2008). “Cluster headache and lifestyle habits”. Curr Pain Headache Rep 12 (2): 115–21.
• http://emedicine.medscape.com/

»»  Baca Selengkapnya...