Tampilkan postingan dengan label Migrain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Migrain. Tampilkan semua postingan

Sakit Kepala, Migrain, Sakit Kepala Cluster & Sinusitis

Sakit kepala atau bahasa inggrisnya headache adalah penyakit yang sering dialami masyarakat. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai jenis-jenis sakit kepala sebelum anda pergi ke dokter:

Sakit Kepala Sebelah, Sakit Kepala Belakang, Sakit Kepala Bagian Belakang, Sakit Kepala Sebelah Kiri, Sakit Kepala Terus Menerus, Sakit Kepala Sebelak kanan, Sakit Kepala Cluster, Sakit Kepala Migren, Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

1. Migrain

Disebut demikian karena sebagian besar menimpa satu sisi kepala saja. Penyebabnya tidak diketahui secara pasti tetapi kemungkinan besar akibat penurunan aliran darah ke otak yang bersifat sementara. Gejala dimulai dari penglihatan yang seperti timbul aura (kilatan cahaya dll) atau bisa juga tapa aura. Beberapa saat kemudian terasa pusing yang mulai di sekitar mata kemudian menjalar ke atas kepala. Akan membaik ketika istirahat.

2. Sakit kepala cluster

Merupakan sakit kepala yang paling berat. Terasa nyeri di sekitar salah satu mata disertai dengan pengeluaran air mata, ingus hidung di sisi yang sakit kepala, dan pemicingan mata yang sakit. Timbul pada malam hari. Terutama disebabkan oleh minum alkohol atau obat vasodilator.

3.Sakit kepala tension

Disebabkan oleh kekakuan otot kepala mulai dari jidat terus sampai ke leher belakang. Penyebabnya adalah keletihan, misalnya terlalu lama duduk ngenet dsb. Cirinya nyeri terasa di semua kepala mulai jidat sampai kepala belakang. Sering diobati dengan pemijatan ringan pada pundak dan relaksasi otot.

4. Nyeri ice pick

Bersifat terlokalisasi pada satu titik kulit kepala. Terasa seperti disengat listrik lamanya kurang dari sedetik. Dapat berulang.

5. Sinusitis

Adalah peradangan pada sinus muka. Sakit kepalanya bisanya terasa di daerah jidat atau di muka. Terasa semakin sakit ketika menunduk manandakan adanya sinusitis.

Semua jenis sakit kepala perlu untuk diperiksa untuk diberikan penanganan. Yang harus diperhatikan adalah jika sakit kepalanya berlangsung lama dan cenderung untuk semakin parah karena ini menndakan salahsatunya adanya tumor di otak

»»  Baca Selengkapnya...

Perbedaan Vertigo dan Migrain

Terima kasih tuk penjelasannya.
Sakit kepala saya sering kambuh kalau sedang banyak pikiran dan kecapekan.dan untuk nyeri akan hilang bersama dengan hilangnya sakit kepala…biasanya bisa sehari sampai dengan 2 hari paling cepet 12-14 jam.
migrain sama tidak dengan vertigo?

Sakit Kepala Sebelah, Sakit Kepala Belakang, Sakit Kepala Bagian Belakang, Sakit Kepala Sebelah Kiri, Sakit Kepala Terus Menerus, Sakit Kepala Sebelak kanan, Sakit Kepala Cluster, Sakit Kepala Migren, Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

salam sehat,
Migrain dengan vertigo adalah dua jenis keluhan yang berbeda. Migrain adalah nyeri kepala pada satu sisi kepala, sedangkan vertigo adalah pusing berputar (merasa seperti sedang di atas kapal laut). Bila nyeri kepala muncul karena banyak pikiran, mungkin anda menderita nyeri kepala psikogenik.

Namun untuk lebih pastinya, ada baiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis saraf.

Semoga bisa membantu.
»»  Baca Selengkapnya...

Sakit Kepala Migrain Meningkatkan Resiko Stroke

Orang yang sering mengalami migrain ternyata meningkatkan risiko terserang stroke sebesar dua kali lipat akibat adanya bekuan darah.

Migrain cenderung meningkatkan risiko terkena stroke iskemik, di mana terdapat bekuan darah yang menghambat aliran darah ke otak, sehingga terjadi stroke. Namun demikian, sebab mengapa itu dapat terjadi masih belum diketahui.

Menurut dr. Saman Nazariann dari Universitas Johns Hopkins, kemungkinan ada proses lain yang mendahului migrain, sehingga menjadi berhubungan dengan peningkatan risiko terkena stroke.


Sakit Kepala Sebelah, Sakit Kepala Belakang, Sakit Kepala Bagian Belakang, Sakit Kepala Sebelah Kiri, Sakit Kepala Terus Menerus, Sakit Kepala Sebelak kanan, Sakit Kepala Cluster, Sakit Kepala Migren, Sakit Kepala Pada Ibu Hamil

Penelitian ini juga telah menyingkirkan faktor risiko stroke lainnya seperti tekanan darah tinggi, merokok, dan kencing manis. Orang-orang yang memiliki penyakit-penyakit ini dieksklusi dari penelitian.

Teori lain mengatakan hal ini terjadi kemungkinan karena gangguan fungsi pembuluh darah pada seluruh tubuh akibat migrain yang meningkatkan risiko terhadap stroke, dan bahkan serangan jantung.

Namun masih belum ada yang tahu bagaimana cara mengobati dan mencegah serangan migrain untuk mencegah masalah kardiovaskular. Sebaliknya, obat pencegah migrain secara teoritis dirasa mampu untuk menurunkan risiko terhadap masalah kardiovaskular.

Sumber:

http://www.amjmed.com/article/S0002-9343(10)00129-4/abstract

American Journal of Medicine, online May 20, 2010.

»»  Baca Selengkapnya...